Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) mempercepat langkah internasionalisasinya dengan mempererat kerja sama akademik dan penelitian bersama Universiti Malaya (UM) dengan melakukan kunjungan resmi ke kampus UM di Kuala Lumpur guna membahas penjajakan implementasi kerja sama dan rencana penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA).

Delegasi Unmuha yang hadiri pertemuan itu terdiri dari Direktur Pascasarjana, Prof. Dr. Ir. Hafnidar A. Rani, S.T., M.M., IPU, ASEAN Eng, ACPE, APEC Eng; Wakil Dekan 1 Fakultas Teknik, Dr. Ir. Tamalkhani, S.T., M.Eng.Sc; serta Ketua Program Studi Magister Rekayasa Sipil, Firmansyah Rachman, S.T., M.S., Ph.D.,

Kunjungan delegasi Unmuha ini disambut dengan sangat baik oleh jajaran pimpinan Faculty of Engineering Universiti Malaya, perguruan tinggi yang menduduki peringkat nomor 1 di Malaysia dan menempati peringkat Top 60 dunia berdasarkan QS World University Rankings 2025.

Rombongan disambut langsung oleh Deputy Dean (Research and Innovation), Professor Ir. Dr. Mohd Faizul Mohd Sabri; Deputy Dean of Higher Degrees (Postgraduate Studies), Assoc. Prof. Ir. Dr. Ong Zhi Chao; serta Deputy Dean (Student Affairs), Dr. Suhana Binti Koting, beserta jajaran staf dan akademisi fakultas lainnya.

Direktur Pascasarjana Unmuha Prof. Dr. Ir. Hafnidar A. Rani, S.T., M.M., IPU, ASEAN Eng, ACPE, APEC Eng dalam keterangannya menyampaikan bahwa pertemuan strategis tersebut secara khusus membicarakan peluang pendanaan kegiatan penelitian melalui skema Matching Grant serta perluasan kolaborasi akademik melalui program mobilitas staf dan mahasiswa (staff and student mobility programs).

“Skema Matching Grant ini difokuskan bagi para dosen Unmuha yang berminat melakukan kolaborasi riset dengan para peneliti di UM, dengan proyeksi pendanaan minimal dari masing-masing universitas sebesar RM 20.000,” kata Prof Hafnidar dalam keterangannya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa melalui penjajakan skema kerja sama ini, Universiti Malaya juga membuka kesempatan dan peluang luas bagi staf serta dosen Unmuha yang berencana melanjutkan jenjang pendidikan Doktoral (S3) di universitas terkemuka tersebut.

“Kolaborasi ini merupakan keberlanjutan dan eskalasi dari program yang telah dirintis dengan sangat baik pada periode sebelumnya,” ujarnya.

Sebelumnya, Fakultas Teknik Unmuha sukses mengimplementasikan perjanjian kerja sama dalam bentuk short-term student mobility program dengan mengirimkan 25 orang mahasiswa dan 1 orang dosen Fakultas Teknik untuk melaksanakan program guest lecture (kuliah tamu) di UM.

“Melihat kesuksesan tersebut, seluruh rangkaian kegiatan mobilitas akademik dan penelitian kolaboratif ini rencananya akan terus dilanjutkan serta diperluas cakupannya ke berbagai program studi dan disiplin ilmu lain yang ada di lingkungan Universitas Muhammadiyah Aceh,” ungkap Prof Hafnidar.

Inisiatif pengembangan kerja sama ini merupakan bentuk tindak lanjut konkret dari payung Memorandum of Understanding (MoU) yang telah ditandatangani sebelumnya oleh Rektor Unmuha, Dr. H. Aslam Nur, M.A., dan pihak Universiti Malaya pada 17 Oktober 2024 lalu.

“Langkah strategis ini diharapkan dapat memperkokoh kualitas pendidikan, memajukan mutu publikasi riset, serta meningkatkan daya saing sivitas akademika Unmuha di kancah pendidikan tinggi global,” pungkasnya. (Humas)

Pemberitahuan Redaksi: Artikel ini dihimpun melalui jejaring informasi sindikasi media.

Sumber asli: UNMUHA (Universitas Muhammadiyah Aceh) • Kunjungi Tautan Asli →

Bagikan Berita Ini:

Komentar & Diskusi Pembaca

Memuat tanggapan pembaca...