Umsida.ac.id – Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) tercatat sebagai Reporter dalam Times Higher Education World University Rankings (THE WUR) 2027. 

Capaian tersebut melengkapi rekognisi internasional Umsida dalam pemeringkatan yang diselenggarakan Times Higher Education (THE). 

Sebelumnya, pada THE Sustainability Impact Rankings 2026, Umsida tercatat di peringkat 1001–1500 dunia, peringkat 44 nasional, peringkat 21 perguruan tinggi swasta nasional, serta peringkat 4 PTN-PTS se-Jawa Timur. Umsida juga tercatat sebagai PTM dengan capaian tertinggi di Jawa Timur pada pemeringkatan tersebut.

Lihat juga: Umsida Naik Peringkat THE Sustainability Impact Rankings 2026, Jadi PTM Terbaik di Jawa Timur

Pencatatan ini menjadi bagian dari langkah Umsida dalam memperkuat rekognisi internasional sekaligus mendorong peningkatan produktivitas akademik dan riset.

Dalam data THE World University Rankings 2027, Umsida tercantum sebagai Reporter dengan sejumlah indikator penilaian. 

Wakil Rektor I Umsida Bidang Akademik, Prof Hana Catur Wahyuni ST MT IPM, menjelaskan bahwa pencatatan tersebut berkaitan dengan komitmen Umsida untuk terus mengembangkan institusi sesuai dengan visi yang telah ditetapkan.

“Di situ salah satu tahapannya itu adalah kita akan memperoleh rekognisi-rekognisi di tingkat internasional,” jelasnya.

World University Rankings, Bagian Rekognisi Internasional 

world university rankings (2)

Menurut Prof Hana, World University Rankings menjadi salah satu jalur yang ditempuh Umsida untuk memperoleh rekognisi di tingkat internasional. 

“WUR ini kita dapatkan dengan adanya berbagai macam produktivitas dosen, mahasiswa, terutama di bidang publikasi yang berskala internasional bereputasi,” ujarnya.

Karena itu, lanjut Prof Hana, keterlibatan Umsida dalam THE World University Rankings juga diarahkan untuk mendorong sivitas akademika menghasilkan karya yang memiliki jangkauan lebih luas.

Perkuat Publikasi dan Riset Internasional

Setelah tercatat sebagai Reporter, penguatan kapasitas dosen dan mahasiswa menjadi salah satu perhatian Umsida. 

Hal tersebut, menurut Prof Hana, dilakukan melalui peningkatan publikasi serta riset yang melibatkan kolaborasi dengan mitra internasional.

Prof Hana mengatakan bahwa penguatan tersebut menjadi tantangan yang perlu terus dilakukan agar reputasi akademik Umsida dapat berkembang.

“Kami harus menguatkan aspek dosen dan mahasiswa untuk mempunyai karya bersifat internasional, seperti penulisan publikasi, penguatan riset berkolaborasi internasional dengan keunggulan-keunggulan yang itu bisa dimanfaatkan oleh masyarakat internasional,” terangnya.

Langkah Strategis Pertahankan Ranking

world university rankings (2)

Pengembangan Umsida dalam mengikuti World University Rankings tidak hanya diarahkan pada satu aspek. 

“Intinya kami menguatkan kolaborasi dalam bidang Tridharma Perguruan Tinggi untuk mensupport pencapaian kami untuk WUR ini,” tutur dosen Teknik Industri itu.

Kolaborasi tersebut dilakukan dalam berbagai bentuk, mulai dari mahasiswa dengan dosen, antardosen, hingga kerja sama dengan perguruan tinggi dan masyarakat, baik di dalam maupun luar negeri.

Setelah mendapatkan capaian ini, Prof Hana menjelaskan bahwa Umsida memperkuat keterkaitan antara penelitian dan proses pembelajaran.

“Langkah strategis yang kami siapkan adalah kami menguatkan berbagai aspek dari publikasi yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa,” kata Prof Hana.

Lihat juga: 2x Juara Nasional, Pojok Statistik Umsida Buktikan Konsistensi dan Inovasi

Menurutnya, publikasi yang berkualitas membutuhkan kemampuan penelitian dan pembelajaran yang kuat. Karena itu, penguatan kedua aspek tersebut dilakukan secara beriringan.

“Kami memang saat ini sudah dalam beberapa tahun terakhir mengintegrasikan hasil penelitian ke dalam proses pembelajaran, karena ini saling terkait,” pungkasnya.(Dhona)

Pemberitahuan Redaksi: Artikel ini dihimpun melalui jejaring informasi sindikasi media.

Sumber asli: UMSIDA • Kunjungi Tautan Asli →

Bagikan Berita Ini:

Komentar & Diskusi Pembaca

Memuat tanggapan pembaca...