Hari Batik SD Mudalan

Surabaya, Suara ‘Aisyiyah – Peringatan Hari Batik Nasional yang jatuh pada Jumat (2/10/26) menjadi momen spesial bagi keluarga besar SD Muhammadiyah 29 Surabaya (SD Mudalan). Kegiatan ini dimanfaatkan sekolah untuk menanamkan rasa bangga dan cinta terhadap warisan budaya nusantara kepada para siswa sejak dini.

​Kepala SD Muhammadiyah 29 Surabaya, Irwan menyampaikan bahwa peringatan Hari Batik Nasional di lingkungan sekolah bukan sekadar agenda seremonial mengenakan pakaian batik, melainkan media edukasi yang kaya akan nilai-nilai karakter dan sejarah.

​Irwan menjelaskan, tujuan utama dari peringatan ini adalah untuk mengenalkan batik secara lebih dekat kepada seluruh murid sebagai salah satu identitas penting bangsa Indonesia yang telah diakui oleh dunia.

​“Kami ingin anak-anak memahami bahwa batik bukan sekadar kain bergambar, melainkan sebuah karya seni bernilai tinggi yang sarat akan filosofi, sejarah, dan tradisi luhur bangsa kita,” ujar Irwan pada Jumat (2/10/26).

​Melalui momentum ini, sekolah ingin memastikan generasi muda tidak asing dengan budayanya sendiri di tengah gempuran arus modernisasi dan budaya luar.

Baca Juga: Di Balik Gedung Tua dan Museum Kota: Membaca Yogyakarta lewat Sejarahnya

​Dalam pesannya kepada para siswa, Irwan menekankan pentingnya menjaga kesadaran akan kepemilikan budaya. Ia mengingatkan bahwa batik adalah identitas bangsa yang harus terus dirawat dan dibanggakan.

​“Pesan saya kepada anak-anakku seluruh siswa SD Mudalan, banggalah mengenakan batik. Jangan pernah malu memakai produk budaya sendiri. Menggunakan batik adalah bentuk penghormatan kita terhadap perjuangan dan kreativitas para leluhur bangsa,” tegasnya.

​Kepala SD Mudalan pun juga menaruh harapan besar agar para siswa dapat tumbuh menjadi generasi penerus yang berkarakter, berwawasan global, namun tetap berakar kuat pada nilai-nilai budaya lokal.

​“Harapan kami, semangat mencintai batik ini tidak hanya muncul setiap tanggal 2 Oktober, tetapi tumbuh menjadi karakter dalam kehidupan sehari-hari. Semoga anak-anak SD Mudalan menjadi generasi berkemajuan yang cerdas, berakhlak mulia, dan senantiasa bangga menjaga kelestarian budaya Indonesia,” pungkas Irwan. (Yuda)-sa

Pemberitahuan Redaksi: Artikel ini dihimpun melalui jejaring informasi sindikasi media.

Sumber asli: suara aisyiyah • Kunjungi Tautan Asli →

Bagikan Berita Ini:

Komentar & Diskusi Pembaca

Memuat tanggapan pembaca...