MALANG, G-SPORTS.ID – Mahasiswa-mahasiswi angkatan pertama Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olah Taga (PKO) pada Fakultas Pendidikan, Sains, dan Humaniora (FPSH), Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kadatangan “dosen tamu” istimewa.
Fitness and Performance Coach Timnas Indonesia U-20, Sofie Imam Faizal, S.Pd., M.Or hadir memberikan kuliah perdana, di Aula 214 Gedung Kuliah Bersama (GKB) 1 UMM, Jumat (18/09/2026) siang. Memaparkan materi perkuliahan bertajuk “Kick-Off Your Career”, Peluang dan Inovasi Kepelatihan dalam Industri Olah Raga.
Dibuka secara resmi oleh Dekan FPSH UMM, Prof. Dr. Moh. Mahfud Effendi, M.M, kegiatan tersebut diikuti mahasiswa baru PKO UMM, dosen, serta pengamat olah raga di lingkungan UMM. Termasuk pemerhati-pengamat sepak bola yang juga dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Yunan Syaifullah, SE., M.Sc.
“Mahasiswa PKO harus mulai membangun cita-cita, kompetensi, dan jejaring profesional sejak awal perkuliahan. Kehadiran praktisi Timnas Indonesia di kampus menjadi kesempatan berharga untuk belajar tentang disiplin, kerja keras, inovasi, serta standar profesional dalam olah raga,” ujar Prof. Dr. Moh. Mahfud Effendi dala kata sambutannya.
“Dunia perguruan tinggi tidak boleh hanya mengandalkan pembekalan teori. Utamanya para mahasiswa perlu bersentuhan langsung dengan praktisi berpengalaman agar memahami secara nyata kompetensi yang dituntut industri olahraga saat ini.”.
Lebih jauh guru besar di bidang Pendidikan Matematika dan Pengembangan Kurikulum tersebut, berkomitmen bahwa FPSH UMM menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Salah satunya lewat kegiatan bersama praktisi yang menjembatani teori di ruang kuliah dengan praktik di lapangan olahraga prestasi.
Sofie Imam Faizal dan Spirit Kick-Off Your Career
Sementara itu, materi perkuliahan yang dikedepankan oleh Sofie Imam Faizal, membahas peluang karier, tantangan profesi, dan kompetensi yang dibutuhkan dalam perkembangan industri olah raga. Dijelaskan bahwa profesi pelatih terus berkembang seiring kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Pelatih tidak hanya bertugas memberikan instruksi latihan, tetapi juga perlu memahami kondisi fisik dan psikologis atlet, membaca data, menyusun program latihan, serta bekerja bersama tim multidisipliner. Itu menjadi bagian penting dalam proses pembinaan, bukan sekadar menggunakan pola latihan yang sama,”terang Sofie Imam Faizal.
Sofie Imam Faizal sendiri sebagai head of performance (fitness coach), bersama head coach Nova Arianto belum lama sukses membawa skuad Garuda Muda U-20, lolos ke putara final AFC U-20 Asian Cup 2027 di China (24 Maret-10 April 2027) mendatang.
Usai tim asuhannya Amar Rayhan Brkić dan kawan-kawan menjuarai kualigikasi Grup H AFC U-20 Asian Cup 2027.Mengatasi tiga lawan- kawannya, Malaysia, Australia (juara Piala Asia U-20 di China 2025), dan Laos, di New Laos National Stadium, Vientiane (31 Agustus-8 September 2026) lalu.
“Menjadi pelatih tidak cukup hanya bermodal pengalaman sebagai pemain. Seorang pelatih harus terus belajar, memahami sport science, mampu berkomunikasi, dan berani beradaptasi dengan teknologi. Kompetensi inilah yang akan menentukan apakah kita dapat bertahan dan berkembang dalam industri olahraga,” ungkap pria asal Tulungagung itu,.
Lebih jauh, dia mendorong mahasiswa PKO UMM mulai membangun rekam jejak. Sejak masih berada di bangku kuliah, lewat pengalaman mendampingi atlet, terlibat dalam kegiatan olah raga. Termasuk mengikuti pelatihan, memperoleh lisensi, dan menyusun portofolio dapat menjadi bekal dalam membangun karier profesional.
BACA JUGA
“Karier besar selalu dimulai dari kesempatan kecil yang dikerjakan dengan serius. Jangan menunggu lulus untuk mulai belajar menjadi pelatih. Gunakan masa kuliah untuk mencoba, membangun pengalaman, dan menemukan bidang kepelatihan yang paling sesuai dengan kekuatan kalian,” pesannya kepada mahasiswa PKO UMM.
Selain kompetensi teknis, Master of Sports Science, alumni Magister Ilmu Keolahragaanu Universitas Sebelas Maret (UNS) itu, juga menekankan pentingnya kemampuan komunikasi dan pendampingan psikologis.
Dalam arti pelatih tidak hanya bertanggung jawab meningkatkan performa fisik atlet, tetapi juga perlu membantu atlet membangun kepercayaan diri dan daya juang. Menurutnya, kegagalan dan tekanan merupakan bagian dari perjalanan seorang pelatih.
“Setiap hasil pertandingan, baik kemenangan maupun kekalahan, perlu dijadikan bahan evaluasi untuk memperbaiki program latihan dan kualitas pendampingan kepada atlet. Profesi pelatih menuntut lebih dari sekadar memberi instruksi latihan. Era modern, pelatih harus mampu membaca data performa, kondisi fisik dan psikologis atlet.”.
Di hadapan mahasiswa baru PKO UMM, dia juga mempekenalkan sejumlah pilihan karier lulusan PKO. Selain menjadi pelatih cabang olah raga, lulusan PKO dapat menekuni profesi sebagai performance coach. ermasuk pelatih kebugaran, analis performa, instruktur, akademisi, maupun pengelola usaha di bidang olah raga.
“Menjadi pelatih tidak cukup hanya bermodal pengalaman sebagai pemain. Seorang pelatih harus terus belajar, memahami sport science, mampu berkomunikasi, dan berani beradaptasi dengan teknologi. Kompetensi inilah yang akan menentukan apakah kita dapat bertahan dan berkembang dalam industri olah raga,” imbuhnya.
“Capaian tersebut membuktikan bahwa prestasi olahraga dibangun lewat proses panjang, kerja tim, konsistensi, dan evaluasi berbasis data.”.
Rekam Jejak Sofie Imam Faizal
Sofie Imam Faizal saat ini telah mengantongi lisensi spesialisasi AFC (Asian Football Confederation) Fitness Coaching Certificate Courses Level 2-B (2024) dan lisence kepelatihan AFC A Diploma Coaching Certificate Courses (2023).
Pelatih kelahiran 15 Maret 1988 itu, saat ini juga tengah menjalani studi pada Doctor Program Sport Science Universitas Sebelas Maret (UNS). Setelah menuntaskan Magister Ilmu Keolahragaanu (S2) UNS dan Fakultas Ilmu Keolahragaan (S1) Universitas Negeri Malang (UM).
Kiprahnya bersama Timnas Indonesia (putra) senior dan U-23 sebagai pelatih fisik, sejak Juni 2022 hingga Desember 2025. Sebelum kini menjadi pelatih fisik skuad Garuda Muda U-20. Sebelumnya, Sofie Imam Faizal juga pernah didapuk sebagai fitness coach Timnas Indonesia (putri). Yakni Timnas Indonesia Putri U-16, U-18, dan Senior (Maret 2018-Desember 2019).
Level klub, sebagai pelatih fisik juga pernah gabung Perssu Sumenep (2015-2017), Persepam Pamekasan (2017), Persiba Balikpapan (2017-2018), dan Persis Solo seerta Persis Solo U-20 (2021-2023). Juga pelatih fisik Sabah FC Kinabalu (Malaysia Super League) musim 2019-2021.

Pemberitahuan Redaksi: Artikel ini dihimpun melalui jejaring informasi sindikasi media.
Sumber asli: UMM • Kunjungi Tautan Asli →
Komentar & Diskusi Pembaca