UNISMUH.AC.ID, MAROS — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pendidikan (KKN-DIK) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menggelar Seminar Pendidikan di SDN 98 Inpres Kaluku, Desa Purnakarya, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, Senin, 28 September 2026.
Seminar tersebut menjadi program kerja penutup dari rangkaian pengabdian mahasiswa KKN-DIK Unismuh Makassar di Desa Purnakarya.
Mengangkat tema “Guru Kreatif di Era Digital: Mewujudkan Pembelajaran Inovatif dan Menyenangkan di Sekolah Dasar”, kegiatan diikuti para guru dari tiga sekolah di wilayah Desa Purnakarya.
Seminar diarahkan menjadi ruang berbagi pengalaman dan wawasan bagi para guru dalam mengembangkan kreativitas sekaligus memanfaatkan teknologi untuk mendukung proses pembelajaran.
Koordinator Desa KKN-DIK Unismuh di Purnakarya, Nurul Magfirah Saidir, mengatakan seminar tersebut merupakan bentuk kontribusi mahasiswa dalam bidang pendidikan sekaligus penutup dari rangkaian program kerja selama menjalani pengabdian.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang berbagi dan memberikan inspirasi bagi para guru untuk terus berinovasi dalam menciptakan pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan menyenangkan bagi peserta didik,” ujar Nurul Magfirah.
Kegiatan dibuka oleh Kepala SDN 98 Inpres Kaluku yang diwakili Patima, S.Pd. Ia menyambut baik seminar yang diinisiasi mahasiswa KKN-DIK Unismuh Makassar dan mengapresiasi perhatian mahasiswa terhadap pengembangan pendidikan di sekolah.
Seminar menghadirkan dua dosen Unismuh Makassar sebagai narasumber, yakni Dr. Dewi Hikma Marisda, S.Pd., M.Pd. dan Hilmi Hambali, S.Pd., M.Kes.
Keduanya membahas kreativitas guru di era digital, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, serta pentingnya menghadirkan proses belajar yang inovatif dan menyenangkan bagi siswa sekolah dasar.
BACA JUGA
Para peserta juga aktif berdiskusi mengenai berbagai tantangan yang dihadapi guru dalam mengembangkan pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan peserta didik.
Sebagai program kerja penutup, seminar tersebut sekaligus menjadi momentum refleksi bagi mahasiswa KKN-DIK setelah melaksanakan berbagai kegiatan pengabdian selama berada di Desa Purnakarya.
Rangkaian kegiatan KKN-DIK menjadi bagian dari proses mahasiswa menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh di perguruan tinggi dalam kehidupan masyarakat, khususnya pada bidang pendidikan.
Mahasiswa berharap pengetahuan dan pengalaman yang dibagikan melalui seminar dapat diterapkan dalam proses pembelajaran di sekolah.
Berakhirnya program kerja KKN-DIK juga diharapkan tidak memutus hubungan yang telah terbangun antara mahasiswa, sekolah, dan masyarakat Desa Purnakarya, melainkan menjadi awal bagi keberlanjutan silaturahmi dan kolaborasi di bidang pendidikan.
Pemberitahuan Redaksi: Artikel ini dihimpun melalui jejaring informasi sindikasi media.
Sumber asli: UNISMUH Makassar • Kunjungi Tautan Asli →
Komentar & Diskusi Pembaca